Thursday, April 5, 2007

Persinggahan

cerita sebatang pohon di tengah bukit.


Letaknya yang berada ditengah2 bukit, dan satu2 nya pohon besar disana, membuatnya mudah dilihat orang. hingga hari ini banyak orang singgah disana, hanya untuk mencari keteduhan meskipun untuk sesaat.


Suatu hari seorang pemuda datang dengan muka lusuh. sang pohonpun bertanya "Apa kau kelelahan?" pemuda itupun menjawab " saya sangat lelah... ternyata berjalan di satu bukit saja membuat saya lelah.. rintangannya terlalu banyak.". sang pohon merasa kasihan, dan mempersilahkan pemuda itu untuk duduk diakarnya untuk beristirahat. Hingga malam tiba diselimutinya pemuda itu dengan daunnya. saat siang datang dilindunginya pemuda itu dari panas matahari.


Dalam kesehariannya, sang pemuda menceritakan tentang pencariannya. Pemuda itu mengitari bukit itu untuk mencari rumah. Rumah yang bisa melindunginya seperti pohon itu melindunginya. rumah yang membarikan kehangatan, rumah yang selalu ada saat dia ingin pulang. berkali2 dia menceritakan itu, hingga pemuda itu mengatakan bahwa rumah yang diinginkannya adalah yang seperti pohon itu.


Waktupun berlalu, hingga pada satu titik pohon itu sudah merasa seperti rumah bagi pemuda itu. tak pernah dia meninggalkan pemuda itu walau sekejap. hingga suatu hari pemuda itu berniat pergi.


Sang pohon kaget. Selama ini dia merasa telah menjadi rumah bagi pemuda itu. Namun ternyata pohon itu bukanlah rumah, melainkan hanya persinggahan.Hanya untuk melepas lelah. dalam perjalanannya mencari rumah sejatinya.


Pemuda itupun pergi. tak sekejappun pohon itu kehilangan bayangan sang pemuda. Dia rontokan semua bunganya, semua daunnya, tak henti berteriak memanggil agar dia kembali. tapi yang keluar hanya tiupan angin. Pemuda itu makin menjauh menuju rumah yang dicarinya.


Hari berganti hari, minggu berganti minggu. Banyak orang lalu lalang dan singgah dipohon itu. Berkeluh kesah, menceritakan semua yang dialaminya. tapi sang pohon sudah tak lagi mendengar. tak ingin lagi dia berharap. suatu hari ada yang melihatnya sebagai rumah. karena kini dia tahu. dia hanya persinggahan bukanlah tujuan.


(inspired by true story )

No comments: